Sunday, March 31, 2013

10 Peraturan Dasar Perawatan Anakan Anjing 
   
Memiliki seekor anakan anjing adalah hal yang sangat menyenangkan tetapi ada banyak tanggung jawab yang harus kita lakukan selaku pemilik. memiliki tips tentang apa yang harus dilakukan dalam pemeliharaan anakan anjing yang tertuang dalam 10 poin.
  • Peraturan No.1 : Mulai melatih anakan anjing anda pada hari pertama ia tiba dirumah anda. Anjing tidak lahir dalam keaadaan terlatih. Ia akan melihat anda sebagai pelatihnya. Apa yang boleh dia lakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan harus anda ajarkan sejak hari itu. Gabungkan latihan ini dengan permainan agar ia tidak bosan dan terjalin hubungan pertemanan yang baik dengannya. Melalui latihan ini, anakan anjing akan mengetahui apa yang diharapkan oleh majikannya.
  • Peraturan No.2 : Anakan anjing perlu nutrisi yang seimbang. Makanan dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang adalah hal yang wajib baginya untuk pertumbuhan yang sempurna. Anakan anjing memerlukan asupan protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah yang benar. Anakan anjing sebaiknya diberikan makanan dalam bentuk konsentrat supaya ia dapat menerima semua gizi yang diperlukan tanpa memberatkan sistem pencernaannya. Selalu sediakan air minum yang bersih.
  • Peraturan No.3 : Biasakan anakan anjing digrooming. Mulai menggrooming anak anjing anda dari usia dini agar ia terbiasa dengan hal ini. Anjing yang terbiasa dan tenang ketika digrooming akan memudahkan pekerjaan anda.
  • Peraturan No.4 : Anakan anjing memerlukan perawatan gigi. Pada kenyataannya, gigi yang tidak terawat dapat menyebabkan berbagai Penyakit dikemudian hari. Biasakan untuk membersihkan gigi anakan anjing anda dari awal. Plak dan tartar akan ditemukan pada anjing yang berumur lebih dari 2 tahun yang tidak menjalankan perawatan gigi. Penumpukan plak dan tartar pada gigi merusak email gigi dan gusi sehingga menimbulkan masalah pada kesehatannya.
  • Peraturan No.5 : Beri olahraga pada anakan anjing. Bagian dari aktifitas normal anakan anjing adalah olahraga yang teratur. Kebutuhan anjing akan olahraga ini tidak hanya tergantung dari ukuran tubuh anjing saja tetapi juga dari jenis trahnya. Jangan memberikan olahraga yang terlalu berat untuk anakan anjing karena tulang-tulang mereka belum tumbuh dengan sempurna. Gabungkan antara permainan dengan olahraga.
  • Peraturan No.6 : Cek kesehatan pada dokter hewan secara teratur. Idealnya, anda sudah memiliki calon dokter hewan yang akan menjadi langganan anda sebelum anda memiliki anakan anjing. Begitu anakan anjing anda tiba dirumah, bawa dia ke dokter hewan keesokan harinya untuk mengecek kesehatannya secara menyeluruh. Minta dokter hewan untuk membuatkan jadwal Vaksin untuknya. Buat suasana yang menyenangkan ketika anda mengajak anakan anjing anda ke dokter hewan agar ia tidak merasa takut untuk bertemu dokter hewannya.
  • Peraturan No.7 : Lakukan cek kesehatan dirumah. Jadwalkan secara berkala pemeriksaan kesehatan dirumah. Periksa berat badannya, kulit dan bulu, mata dan telinga, gusi dan gigi, dan kejanggalan dibagian kulit. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan sebaiknya hubungi dokter hewan anda. Artikel tentang cek kesehatan dirumah akan menyusul).
  • Peraturan No.8 : Memperkenalkan anakan anjing pada anjing lainnya. Jika dirumah anda sudah memiliki anjing yang lain sebaiknya dilakukan perkenalan diantara mereka. Anjing yang sudah tinggal lebih lama akan merasa dirinya adalah penguasa dirumah tersebut. Sedangkan anakan anjing biasanya akan menyepelekan hal ini sehingga dapat membahayakan jiwanya. Sebaiknya anda melakukan pengawasan selama beberapa hari agar proses pembauran ini berjalan dengan lancar. Begitu anakan anjing sudah tahu, dia tidak akan berkelakuan seenaknya dihadapan anjing seniornya.
  • Peraturan No.9 : Berikan pujian untuk hal baik yang ia lakukan. Jadikan anakan anjing ini sebagai anggota dari keluarga anda. Jika ia berbuat hal-hal yang benar dan menyenangkan anda, beri dia pujian. Jika ia melakukan kesalahan, langsung berikan teguran pada saat itu juga agar ia dapat membedakan mana yang dapat membuat anda senang dan mana yang dapat membuat anda marah. Pada dasarnya anjing ingin melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi majikannya.
  • Peraturan No.10 : Bersabar dan menikmati. Membesarkan anakan anjing memerlukan kesabaran yang tinggi. Cari tahu berbagai tips atau artikel tentang hal ini, jika perlu anda dapat berkonsultasi dengan dokter hewan anda. Adakalanya, anakan anjing berbuat sesuatu sehingga membuat kita jengkel tetapi disaat-saat tertentu ada perasaan puas dan haru melihatnya tumbuh dengan baik dan ceria.

Saturday, March 30, 2013

perawatan rutin anjing

Perawatan rutin pada anjing diberikan agar anjing tampak indah dan sehat. Ini adalah beberapa hal yang harus dilakukan :

Bulu disekitar mata
Bulu disekitar matanya harus rapi dan bersih, tidak menutupi atau bahkan masuk ke mata karena ini jelas-jelas akan mengganggu pandangan dan anjing akan sering mengusap-usap matanya akibatnya mata dapat teriritasi.

Telinga
Telinga dalam dan luar harus dalam kondisi bersih. Memang sih biasanya anjing paling tidak suka telinga dalamnya dibersihkan tapi hal ini harus dibiasakan.

Kuku
Pemotongan kuku harus ekstra hati-hati, jangan sampai kuku yang dipotong terlalu dalam, bisa-bisa berdarah dan anjing akan kapok dipotong kukunya. Kuku yang harus dipotong adalah kuku yang warnanya agak keruh dan putih, itu yang disebut kuku mati. Nah kalo kuku anjing warnanya hitam memang sangat susah membedakan mana yang kuku hidup dan mana yang kuku mati, kalau begitu potong saja ujung kuku yang tajam.

Gigi
Kalau anjing anda makan dog food kering kesehatan dan kebersihan giginya bukan masalah besar tapi kalu dia makan dog food basah maka anda harus rajin membersihkan giginya dengan kapas basah dan berikan mainan untuk dikunyah-kunyah, hal itu untuk menghindari sisa-sisa makannan nempel di gigi geraham. Kalau plak sudah nempel dan mengeras maka susah untuk membersihkannya walau si anjing sudah sibuk-sibuk menggigit mainannya. Di klinik atau salon anjing sekarang sudah ada pelayanan membersihkan gigi, hebat kan. Kalau plak nya udah tebal dan anjing nya bandel biasanya pake acara dibius segala tapi aman kok, jangan lupa cari klinik atau salon yang terpercaya.

Bulu pada tubuh
Jangan lupa untuk anjing yang berbulu lebat atau panjang harus selalu disisir agar tidak kusut dan kotoran yang menempel dapat jatuh. Bulu yang tidak kusut tentu indah untuk dipandang. Kalau dianggap perlu anda juga dapat memotong bulu-bulu yang dianggap sudah panjang anda bahkan dapat berkreasi dengan bulu-bulu mereka…mau dipotong model apa atau mau diberi asesoris apa, pasti lucu dan membuat anda semakin rajin merawat bulunya.

Friday, March 29, 2013


Melatih dan Merawat Anjing Pomeranian !!!


Anjing Pomeranian kecil, memiliki moncong pendek, warna hidung bervariasi mengikuti warna bulu, gelap mata berbentuk almond dan menengah. Bulu tebal, panjang pada leher dan daerah dada, dan memiliki berbagai warna seperti merah, oranye, putih, krem​​, biru, coklat, hitam, Brindle (belang-belang), partisipasi warna dan sebagainya.
Temperamen :
Pomeranian adalah anjing yang pintar, bersemangat untuk belajar, aktif, dapat dijadikan teman yang menyenangkan serta sangat setia pada majikan dan keluarganya. Anjing Pom biasanya mudah bersahabat dengan anjing lain. Ajarilah anjing ini sejak awal bahwa tidak masalah jika menggonggong saat bel pintu berbunyi atau pada saat ada orang asing datang, namun setelah itu harus tetap tenang (harus konsisten akan hal ini). Anjing ceria ini sangat mudah diajari saat masih kecil. Pomeranian harus diperlihatkan bahwa pemiliknya adalah bos atau mereka akan menjadi anjing yang suka menuntut. Jika Anda membiarkan anjing Anda untuk mengatur kapan dan bagaimana suatu hal dilakukan maka Anda memiliki masalah yang potensial dan Anda mungkin tidak menyadarinya. Hal tersebut bukan tindakan yang baik dan cerdas, namun merupakan tindakan dominan yang akan semakin menjadi di masa mendatang. Karena ukurannya yang kecil dan memiliki wajah yang menggemaskan, maka kebanyakan anjing Pom mengalami sindrom Anjing Kecil (Small Dog Syndrome) yang disebabkan oleh perilaku majikannya, dimana si anjing percaya bahwa mereka adalah Pack Leader dan bukan manusia. Hal ini bisa menimbulkan berbagai masalah prilaku seperti sifat temperamental, tidak ragu-ragu untuk menyerang anjing besar, menggeram,menggigit, dan menggonggong berlebihan karena mencoba untuk memberitahu manusia apa yang mereka inginkan. Jika anjing Pom diberikan peraturan tegas yang harus diikuti, batasan-batasan apa saja yang boleh/tidak boleh dilakukan, berjalan harian bersama kawanan anjing lainnya juga Anda menjadi Pack Leader yang tegas, percaya diri dan tenang, maka hal ini akan menghasilkan anjing Pom yang dapat dipercaya, mental yang stabil dan menjadi teman keluarga yang menyenangkan.
Tinggi, Berat:
Tinggi: 7-12 inci (18-30 cm.) Berat: 3-7 pon (1-3 kg.)
Masalah Kesehatan:
Anjing Pomeranian rentan terhadap penyakit Dislocated Patela (cedera tempurung lutut), Slipped Stifle, masalah hati, infeksi mata, iritasi kulit, kerusakan gigi dan tanggalnya gigi pada usia dini. Disarankan untuk memberi makanan anjing berbentuk kering atau tulang susu renyah setiap hari untuk membantu menjaga gigi dan gusi dalam kondisi bagus. Bayi Pom yang baru lahir sangat kecil dan rapuh. Tiga bayi yang baru lahir bisa digenggam dengan satu tangan. Ketika berusia tua, anjing Pom akan mengalami kebotakan di beberapa bagian.
Kondisi Tempat Tinggal:
Anjing Pomeranian sangat aktif di dalam ruangan dan tidak masalah meskipun tidak ada halaman. Hati-hati jangan sampai mereka kepanasan di cuaca yang panas.
Latihan Fisik :
Anjing Pom perlu berjalan kaki setiap hari. Bermain dapat memenuhi latihan fisik mereka, namun seperti anjing lainnya, bermain tidak dapat memenuhi kebutuhan naluri primitif mereka untuk berjalan kaki. Anjing yang tidak berjalan kaki setiap hari cenderung menampilkan masalah prilaku. Mereka juga menikmati kejar-kejaran di area terbuka yang aman seperti lapangan besar berpagar.
Lama Usia:
Sekitar 15 tahun.
Grooming / perawatan anjing:
Bulu panjang dan tebal seperti anjing Pom harus sering disisir. Jika Anda menyisirnya dari kepala, memisahkan bulu dan menyisirnya ke arah depan, maka bulunya akan jatuh dengan rapi sehingga meskipun cukup memakan waktu, namun hal ini relatif mudah dilakukan. Gunakan dry shampoo saat dibutuhkan. Bersihkan mata dan telinga setiap hari juga bawalah anjing Pom untuk periksa gigi secara teratur. Pomeranian adalah Shedder (kerontokan bulu) yang konstan.
Asal Mula:
Nama Pomeranian berasal dari wilayah Pomerania yang sekarang adalah area Jerman dan Polandia, dikembangkan dari Keturunan Spitz kuno. Pomeranian yang asli lebih besar, beratnya sampai 30 pon dan digunakan sebagai penggembala domba. Marie Antoinette, Emile Zola, Mozart and Ratu Victoria semuanya memiliki anjing Pomeranian. Pada tahun 1870 Klub Kennel di Inggris, pertama kali mengenalkan anjing Pom sebagai salah satu jenis turunan anjing. Pada 1888, Ratu Victoria mulai mengembangbiakan dan menunjukkan anjing Pom. Beliaulah yang pertama kali yang memulai menghasilkan Pom dengan ukuran yang lebih kecil, membuat anjing ini menjadi sangat terkenal di Inggris. Pomeranian pertama kali diperkenalkan oleh AKC pada tahun 1888. Beberapa bakat anjing Pom termasuk anjing pengawas, kelincahan dan trik pertunjukan.

Thursday, March 28, 2013


Memilih Jenis Anjing Peliharaan

Anda berminat memiliki anjing peliharaan? Sebelum menentukan jenis anjingnya, banyak hal yang harus diperhatikan dan diperhitungkan. Buatlah perencanaan yang matang saat akan membeli anjing. Jangan sampai Anda membawa pulang anak anjing yang mungil dan ramah padahal tadinya Anda berencana membeli anjing penjaga rumah yang besar dan agresif. Dan usia anjing rata-rata antara 12-15 tahun sehingga membutuhkan komitmen jangka panjang.

Beberapa hal yang harus menjadi bahan pertimbangkan dalam memilih jenis anjing peliharaan adalah:
                                                        
1.Sesuaikan ukuran anjing dengan luas rumah. Perhatikan ukuran rumah Anda dalam memilih jenis anjing yang akan dipelihara. Jika rumah dan perkarangan anda cukup luas tidak masalah memilih anjing yang berukuran besar karena anjing memerlukan ruang yang cukup untuk bergerak. Tetapi kalau Anda tidak memiliki rumah yang luas tapi tetap ingin memelihara anjing jenis besar, Anda harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk mengajak anjing besar Anda berjalan-jalan diluar rumah. Ukuran anjing terbagi menjadi beberapa bagian sesuai berat badan (BB) yang diukur pada saat anjing mencapai titik akhir pertumbuhan atau pada saat dia dewasa:  Toy (1-10 kg), medium (10-25 kg), Large (25-50 kg) dan Giant (50-75 kg).
2.Biaya. Pertimbangkan dan siapkan biaya pemeliharaan seperti biaya makan dan biaya perawatan. Semakin besar ukuran anjing, semakin banyak jumlah dog food yang dikonsumsinya.
3.Bulu. Jenis bulu anjing sangat beragam tetapi yang akan kita bahas disini adalah bulu panjang dan bulu pendek . Terkadang kita senang melihat anjing yang berbulu panjang karena lebih indah dan mewah. Jika Anda memiliki waktu yang cukup luang, tidak ada salahnya memilih anjing yang berbulu panjang karena harus diberi perhatian ekstra pada bulunya. Anda harus mempunyai waktu untuk menyisir dan membersihkan bulunya.
4.Latar belakang anjing. Jika Anda membeli dari pet shop, tanya dahulu surat atau sertifikat keterangannya. Jika tidak ada, Anda dapat berkonsultasi untuk mendapat keterangan. Anda juga bisa mendapatkan anjing dari orang yang sudah dikenal baik. Cara ini lebih baik, karena Anda tahu dengan lebih jelas bagaimana kesehatan, perawatan dan keasliannya. Jika Anda memilih bayi anjing, maka sebaiknya cari tahu latar belakang induknya, apakah memiliki kelainan atau masalah kesehatan tertentu. Anak anjing akan menurunkan sifat, perilaku, dan kesehatan dari induknya.
5.Jantan atau betina. Anjing betina biasanya lebih mudah diatur. Sedangkan anjing jantan lebih agresif dan aktif. Selain itu, anjing jantan biasanya memiliki jiwa petualang, sehingga jika tidak diperhatikan, bisa saja anjing tersebut hilang. Karena itu, jika Anda ingin menempatkan anjing di dalam rumah, pilihlah anjing betina. Sedangkan jika ingin digunakan sebagai anjing penjaga, maka pilihlah anjing jantan.
6.Sifat dan fungsi. Masing-masing jenis anjing mempunyai sifat dan fungsi yang berbeda. Berdasarkan fungsinya anjing dibagi menjadi beberapa bagian. Toy, biasanya berukuran dibawah 10 kg, fungsinya hanya sebagai teman bermain saja. Kalaupun digunakan sebagai anjing penjaga, hanya sebatas alarm dog saja. Contohnya: Pomeranian, Chihuahua, Pug, Miniature pincher, Poodle, dan lain-lain. Companion Dog, biasanya disebut juga sebagai Family Dog, anjing yang masuk kategori ini berukuran medium ke atas. Companion dog bukan anjing yang galak atau terlihat seram tapi harus terlihat kalem dan bersahabat. Anjing jenis ini umumnya tidak bias dijadikan sebagai anjing penjaga karena terlalu baik dan mudah bersahabat dengan orang asing termasuk juga dengan maling. Contohnya: Golden Retriever, Labrador Retriever, American Cocker Spaniel, Collie, dan lain-lain. Guard Dog atau anjing penjaga biasanya bertampang seram atau galak. Anjing jenis ini digunakan untuk menjadi penjaga property kita. Anjing ini mempunyai sifat yang melindungi. Bila dilatih dengan baik, anjing ini dapat berguna bagi kita, tetapi kalau kita tidak mendidiknya dengan baik maka anjing ini malah akan merugikan kita. Contohnya: Anjing Gembala Jerman (AGJ), Rottweiler, Dobermann, American Pit Bull Terrier (APBT), Boxer, dan lain-lain.
7.Anak anjing atau anjing dewasa. Anak anjing biasanya lebih mudah dilatih dibanding dengan anjing dewasa. Namun, Anda harus lebih sabar membesarkan anak anjing seperti membesarkan seorang anak yang baru lahir dan masih kecil. Sedangkan anjing dewasa lebih susah dididik dan diubah perilakunya karena telah memiliki kebiasaan yang terbentuk pada tempat ia dibesarkan sebelumnya. Namun, jika Anda memilih anjing dewasa yang tepat, juga ada keuntungannya. Anjing dewasa biasanya sudah memiliki pengetahuan yang cukup untuk berhubungan dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya. Jika Anda bisa menyediakan waktu lebih lama dengan anjing kesayangan Anda, pilihlah anak anjing. Sebaliknya, pilihlah anjing dewasa yang sudah terdidik jika Anda sulit mengatur waktu.
8.Kondisi lingkungan tempat anjing dibesarkan. Jika Anda memilih anjing dewasa, coba cari tahu kondisi tempat ia dibesarkan sebelumnya. Anjing yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kekeluargaan dan banyak manusia, cenderung lebih ramah dan bersahabat. Sedangkan anjing jalanan akan menjadi anjing yang bermasalah. Karena itu, jika Anda merasa kasihan saat melihat anjing di jalan dan ingin mengadopsinya, maka bersiaplah dengan karakternya yang bisa jadi akan menimbulkan masalah.

Sumber : dari berbagai sumber              

Wednesday, March 27, 2013


10 Anjing Paling Bersahabat Dengan Anak

Anjing bisa menjadi teman keluarga yang setia dan bersahabat. Namun tidak semua anjing bersahabat  dan memiliki toleransi terhadap anak-anak.  Jika Anda ingin mencari anjing yang bisa bersahabat dengan anak-anak, berikut ini daftar anjing yang bisa menjadi pilihan paling tepat.

1.Golden Retriever dan Labrador Retriever. Kedua anjing ini memiliki kecerdasan yang tinggi, sifat penyayang, setia dan sabar. Kualitas inilah yang membuat mereka menjadi teman keluarga yang sangat baik. Mereka juga memiliki temperamen yang dapat diandalkan sehingga sangat baik untuk berada di dekat anak-anak.
2.Bernese Mountain. Anjing  yang bertubuh besar namun penuh kelembutan. Karakternya yang ceria membuat mereka mudah dicintai oleh anak-anak maupun orang dewasa. Anjing ini sifatnya sangat friendly bahkan dengan orang asing, sangat cerdas, dan mudah untuk dilatih.
3.Collie. Anjing dengan watak yang lembut dan penuh kasih sayang. Mereka bisa hidup baik dengan anjing lain dan hewan peliharaan lain di dalam rumah. Collie bisa menjadi teman setia bagi anak-anak. Mereka memiliki naluri pelindung untuk anggota lain.
4.Beagle anjing yang manis dan lembut. Mereka memiliki kepribadian yang hangat sehingga membuatnya sangat mudah bergaul dan cocok dengan anak-anak. Namun naluri berburu yang dimilikinya membuatnya tidak dapat diandalkan jika berada disekitar hewan peliharaan lain selain anjing kecuali mereka sudah disosialisasikan sejak masih sangat muda.
5.Basset Hound secara alamiah berprilaku baik bahkan di dekat anak-anak. Mereka tidak pernah bersikap ganas dan tidak pernah mengalami perubahan mood. Basset Hound bisa memiliki dedikasi yang tinggi dengan anak yang hidup bersamanya selama hidupnya. Mereka juga bisa menjadi keras kepala jika pemiliknya tidak bersikap sebagai Pack Leader bagi anjing tersebut.
6.Pug terkenal dengan sikapnya yang santai dan riang. Memiliki semangat yang tinggi dan sangat sayang dengan anggota. Mereka suka bermain tanpa henti selama berjam-jam sehingga membuat mereka teman yang ideal bagi anak-anak.
7.Saint Bernard. Meskipun ukurannya yang sangat besar, St. Bernard sangat bersahabat dan lembut dengan anak-anak. Mereka memiliki kesabaran yang sangat besar dan toleransi terhadap anak-anak. St. Bernard bersedia menyenangkan dan selalu bersemangat untuk terlibat dalam kesenangan dan bermain. Mereka sangat cerdas dan mudah dilatih. Karena ukurannya yang besar, anjing ini dianjurkan untuk anak-anak yang sudah lebih besar.
8.Newfoundland memiliki tubuh yang besar dengan karakter yang manis, setia dan sabar. Mereka jarang menggonggong tapi sangat menjaga tuannya. Mereka bisa diandalkan di dekat anak-anak dan umumnya menyambut ramah tamu yang datang.
9.Cocker Spaniel adalah anjing peliharaan yang ceria dan lembut. Mereka menghormati otoritas dan selalu siap untuk menyambut dengan ekor yang mengibas-ibas. Bisa bermain selama berjam-jam dan dengan latihan yang tepat bisa menjadi teman dan pendamping yang baik bagi anak-anak.
10.Bichon Frise adalah anjing kecil yang sangat bersemangat dengan temperamen dan kepribadian yang bahagia. Mereka mudah dilatih dan memiliki sosialisasi yang tinggi sehingga membuat mereka menjadi teman yang sangat baik bagi anak-anak dan orang dewasa.

Sumber : dari berbagai sumber

Tuesday, March 26, 2013


Kelebihan Anjing Golden Retriever

Penampilan golden retriever yang menawan dan selalu tampak ceria, membuat banyak penggemar anjing menjadikannya anjing kesayangan.  Dan kecerdasannya membuat anjing ini mudah dilatih menjadi anjing yang pintar dan serba bisa. Golden Retriever memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh anjing jenis lain, ini diantaranya:
                                                                                                
1.Anjing penggembala (sheep dog). Di Jerman golden retriever dimanfaatkan sebagai anjing penggembala ternak. Anjing ini terlihat konsisten mengawasi, memeriksa, dan mengarahkan ternak. Cara golden retriever mengontrol hewan terlihat sangat meyakinkan. Anjing ini terlihat aktif berlari mengatur arah dan gerak hewan. Caranya berlari sangat gesit, memutar dari segalah arah. Saat hewan ternak merumput, golden pun istirahat di tempat strtegis dengan matanya terus mengawasi.
2.Anjing penyalamat (Rescue dog). Di Amerika golden retriever dilatih menjadi anjing pekerja sehingga  banyak dimanfaatkan sebagai anjing pelacak. Seperti, melacak narkoba dan bom. Anjing ini juga pintar mencari dan menolong korban dalam kegiatan search dan rescue (SAR).
3.Anjing pelayan (service dog). Di Amerika terdapat Canine Companion for Independence- akademi anjing terbesar dan tertua di dunia. Di sana anjing ini dilatih sebagai service dog. Di Jepang golden retriever dimanfaatkan untuk membantu orang buta. Di ginza Street ,Tokyo dengan lincah anjing itu mampu memandu tuannya yang buta di antara hilir mudik orang yang penuh sesak.
4.Anjing berprestasi. Selain itu, trah ini juga telah banyak mengukir pretasi dalam kompetisi di berbagai bidang. Seperti, field trials, Working trials, Agility, dan obedience. Keindahan bulunya juga menjanjikan kesuksesan sebagai juara di kontes. Namun disamping semua prestasi diatas yang paling utama bagi pemiliknya adalah golden retriever merupakan anjing keluarga yang menyenangkan. Dengan pembawaan yang ramah, anjing ini pantas dijadikan hewan kesayangan.

Sumber : dari berbagai sumber

Thursday, March 21, 2013

Memilih Anjing Yang Tepat
   
Oleh Bobby Sant
 
Banyak hal yang harus diperhatikan dan diperhitungkan dalam memilih jenis anjing yang tepat untuk menjadi sahabat dan anggota keluarga kita. Berikut beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih jenis anjing.

Ukuran/Size Anjing
Ukuran anjing dibagi menjadi beberapa bagian:
Toy : berat badan antara 1 kg - 10 kg .
Medium : berat badan antara 10 kg – 25 kg.
Large : berat badan antara 25 kg – 50 kg.
Giant : berat badan antara 50 kg -75 kg.
Ukuran berat badan ini diukur pada saat anjing mencapai titik akhir pertumbuhan atau pada saat dia dewasa.
Banyak orang terpikat dengan anjing yang berukuran besar karena memberikan kesan macho atau gagah tetapi beberapa lama kemudian mulai kebingungan karena rumahnya terlalu kecil untuk si anjing. Perhatikan ukuran rumah anda dalam memilih jenis anjing yang akan dipelihara. Jika rumah dan perkarangan anda cukup luas tidak masalah memilih anjing yang berukuran besar karena anjing memerlukan ruang yang cukup untuk bergerak. Tetapi kalau anda tidak memiliki rumah yang luas tapi tetap ingin memeliharaanjing jenis besar ,anda harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk mengajak anjing besar anda berjalan-jalan diluar rumah.

Faktor lain yang harus diperhatikan adalah biaya pemeliharaan seperti biaya makan dan biaya perawatan. Semakin besar ukuran anjing, semakin banyak jumlah dog food yang dikonsumsinya. 

Bulu
Jenis bulu anjing sangat beragam tetapi yang akan kita bahas disini adalah bulu panjang dan bulu pendek . Terkadang kita senang melihat anjing yang berbulu panjang karena lebih indah dan mewah. Jika anda memiliki waktu yang cukup luang, tidak ada salahnya anda memilih anjing yang berbulu panjang. Anjing yang berbulu panjang harus diberi perhatian ekstra pada bulunya. Anda harus mempunyai waktu untuk menyisir dan membersihkan bulunya .
Apapun jenis bulu anjing, panjang atau pendek yang pasti masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Seperti contohnya, anjing Golden Retriever dan anjing Labrador Retriever yang memiliki sifat, bentuk dan ukuran yang hampir sama tapi memiliki jenis bulu yang berbeda. Golden Retriever memiliki keunggulan penampilan yang lebih glamour di banding dengan Labrador karena bulunya yang panjang tetapi memiliki kekurangan yaitu perawatan bulu yang lebih rumit dibanding dengan Labrador. Labrador memang terlihat lebih sederhana tetapi perawatan bulunya sangat mudah karena bulunya pendek. Anjing yang berbulu panjang akan merepotkan pada saat mengalami musim rontok bulu. 

Sifat dan fungsi
Masing-masing jenis anjing mempunyai sifat dan fungsi yang berbeda. Berdasarkan fungsinya anjing dibagi menjadi beberapa bagian.
Toy
Jenis anjing toy biasanya berukuran dibawah 10 kg, fungsinya hanya sebagai teman bermain saja. Kalaupun digunakan sebagai anjing penjaga, hanya sebatas alarm dog saja. Contohnya: Pomeranian, Chihuahua, Pug, Miniature pincher, Poodle, dan lain-lain. 

Companion Dog
Biasanya disebut juga sebagai Family Dog, anjing yang masuk kategori ini berukuran medium ke atas. Companion dog bukan anjing yang galak atau terlihat seram tapi harus terlihat kalem dan bersahabat. Anjing jenis ini umumnya tidak bias dijadikan sebagai anjing penjaga karena terlalu baik dan mudah bersahabat dengan orang asing termasuk juga dengan maling. Contohnya: Golden Retriever, Labrador Retriever, American Cocker Spaniel, Collie, dan lain-lain. 

Guard Dog
Guard Dog atau anjing penjaga biasanya bertampang seram atau galak. Anjing jenis ini digunakan untuk menjadi penjaga property kita. Anjing ini mempunyai sifat yang melindungi. Bila dilatih dengan baik, anjing ini dapat berguna bagi kita, tetapi kalau kita tidak mendidiknya dengan baik maka anjing ini malah akan merugikan kita. Contohnya: Anjing Gembala Jerman (AGJ), Rottweiler, Dobermann, American Pit Bull Terrier (APBT), Boxer, dan lain-lain.
Faktor-faktor diatas dapat anda jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memilih anjing yang tepat untuk keluarga anda. Anda juga harus berpikir panjang jangan terburu nafsu karena melihat anakan anjing yang lucu karena belum tentu anda dapat memeliharanya dengan baik. Jangan sampai , anjing yang sudah anda beli akhirnya anda buang karena anda tidak sanggup memeliharanya.

Artikel anjing untuk pemula

Anak Anjing Atau Anjing Dewasa?    
Oleh Bobby Sant.

Mitos yang beredar di para pemilik anjing di Indonesia adalah kalau memelihara anjing harus dari anakan agar anjing tersebut bisa menurut pada pemiliknya.

Salah atau benar?

Menurut saya, ini adalah mitos yang salah karena setiap anjing yang baru dipelihara pastinya akan bingung siapa tuannya. Anjing memerlukan waktu 1- 14 hari untuk mengetahui siapa yang akan menjadi tuannya. Ya, ini berlaku untuk anjing yang masih anakan atau anjing yang sudah dewasa.

Anjing anakan pastinya akan merasa kehilangan induknya pada saat ia pindah kerumah baru. Siapa yang memberinya makan dengan rutin pastinya dia akan menurut kepada orang tersebut dan dia akan menganggap orang tersebut adalah "induk" barunya,

Untuk anjing dewasa, saya pernah dikasih tips bagus oleh seorang pelatih anjing. Agar anjing dewasa yang baru pindah pemilik mudah menerima pemilik yang baru, berikan dia minum. Anjing akan mengganggap orang yang memberinya minum pertama kali sebagai tuannya yang baru. Nah kalau dari pengalaman pribadi saya, jika kita ingin cepat diterima sebagai pemilik barunya maka 2 minggu pertawa wajib kita sendiri yang memberi makan dan minum, jangan menyuruh pembantu untuk melakukannya.

Saya pernah diberi anjing dewasa yang sangat galak. Pada saat saya datang mengambilnya, anjing tersebut gonggong dengan sangat beringas. Saya meminta pemiliknya untuk memasukan anjing tersebut kedalam kennel box. Setelah tiba di rumah, saya melepaskannya di dalam kandang barunya. Setiap hari saya beri makan dan minum, tidak sampai 2 hari anjing tersebut sudah nurut dengan saya.

Pernah juga diberi anjing, anjing tersebut selalu berdiri dan duduk didepan kaca jendela menanti tuannya yang lama untuk menjemputnya kembali karena anjing tersebut diantar kerumah saya. Cukup 1 minggu, anjing tersebut sudah akrab dengan saya dan mau diperintah oleh saya.

Kesimpulannya, tidak perlu khawatir memelihara anjing yang sudah dewasa atau bukan anakan lagi karena anjing akan dengan cepat beradaptasi dan menerima ada sebagai tuannya. Anjing juga bukan mahluk hidup yang tidak tahu diri, dia tetap akan mengenali tuannya yang lama walau sudah tidak bertemu bertahun-tahun.

Memelihara anjing yang sudah dewasa lebih mudah daripada memelihara anjing anakan. Dari masalah vaksinasi atau pelatihan, anjing anakan harus mulai dari dasar sedangkan anjing dewasa lebih mudah karena dia sudah memiliki dasar dari majikan lamanya. Kita juga sudah dapat mengetahui sifatnya, apakah dia galak atau tidak.